Kabupaten Luwu Timur merupakan
Kabupaten baru sebagai pemekaran dari Kabupaten Luwu Utara. Secara definitif
Kabupaten Luwu Timur berdiri pada tahun 2003 berdasarkan Undang-Undang Republik
Indonesia No. 7 tahun 2003 dan diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri pada
tanggal 3 Maret 2003.
Diusianya yang terbilang masih belia, Luwu Timur yang
berjuluk Bumi Batara Guru ini mengalami kemajuan yang sangat pesat di segala
bidang, salah satunya bidang aspek pendidikan. Banyaknya lulusan sekolah
menengah atas yang mampu menembus perguruan tinggi negeri baik di Sulawesi
maupun di luar pulau Sulawesi membuktikan bahwa pendidikan merupakan prioritas
utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang berpotensi di Bumi Batara Guru,
dan salah satu sekolah menengah atas itu adalah SMA Negeri 1 Mangkutana.
Terletak di kecamatan Mangkutana, sekolah ini mampu berperan aktif dalam mencetak generasi-generasi
muda yang berpotensi,generasi-generasi yang mampu bersaing dalam dunia
kerja,serta generasi-generasi yang mampu menghasilkan segudang prestasi.
Semenjak berdiri SMAN 1 Mangkutana berusaha berbenah dan berlomba dalam
meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan baik dalam segi kualitas pengetahuan
maupun skill kompetensi. Hal ini terbukti banyaknya lulusan-lulusan SMAN 1
Mangkutana yang menjadi asset sumber daya manusia berkualitas,mulai dari aparat
pemerintah,kedokteran hingga dunia bisnis.
SMAN 1 Mangkutana berdiri tahun 1992,dimana pertama kali di nahkodai oleh Bpk. Drs. H. Mukhtar Basir, M.M (1992 - 1999) yang kemudian di
gantikan oleh Bpk. Drs. Andi Amri (1999 - 2006), hingga dibawah kepemimpinan Bapak
Drs. Muh. Saleh, M.M
(2006 - Sekarang) ini terletak di desa Maleku kecamatan
Mangkutana sekitar 50 KM dari pusat pemerintahan kabupaten Luwu Timur, memliki
jumlah siswa kurang lebih 850 siswa serta 65 tenaga pendidik yang berpotensi.
Dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga pendidikan, Smansa Mangkutana memliki
visi “Pengemban sekolah yang berkualitas,berkarakter dan menguasai IPTEK
yang ber IMTAQ sehingga mampu bersaing di era globalisasi”, dengan
maksud pengelolaan pendidikan,guru yang kompeten dan professional sesuai dengan
bidangnya yang diharapkan dapat menyokong kelancaran penyelenggaraan
pendidikan. Sementara misi yang di emban Smansa Mangkutana dalam menjalankan
program-progam pendidikan adalah :
- Unggul dalm pengamalan dan kegiatan keagamaan.
- Unggul dalam peningkatan scor Ujian Nasional.
- Unggul dalam peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru.
- Berprestasi dalam lomba keilmuan, KIR dan kreatifitas siswa.
- Unggul dalam penerapan budaya disiplin, budaya bersih, dan budaya santun untuk menciptakan iklim pembelajaran yang menyenangkan.
- Unggul dalam pengembangan pembelajaran berbasis ICT.
- Peningkatan dan pengembangan sarana dan prasarana.
- Perisai Dengan Warna Kuning Bergaris Merah. "Smansa Mangkutana Bertekad Membentengi Generasi Muda Dengan KEPRIBADIAN YANG LUHUR, Penuh Rasa PERCAYA DIRI Dan BIJAKSANA”
- Payung dan Bintang Merah. " “Disamping Merupakan Simbul Dari Tanah Luwu, Smansa Mangkutana Siap Berkompetisi Dengan Menjunjung Tinggi Azas KEBENARAN Dan KEJUJURAN Untuk Mencapai Prestasi”.
- Pita Hijau.“Melambangkan bahwa dalam menjalankan visi misinya,Smansa Mangkutana selalu mengutamakan suasana nyaman dan hangat”.
- Buku Putih Dan Pena.“Smansa Mangkutana Bertekad Mencetak Generasi Muda Yang BERSIH SEMPURNA dalam meraih prestasi”
- Garis Pancar Berwarna Biru. “Smansa Mangkutana Dengan Penuh KEPERCAYAAN DIRI, KETENANGAN Serta Menjunjung Tinggi VISI Dan MISI Yang Dianut Siap Merambah Dunia Luar secara Global”
- Angka 1992. “Awal Langkah Smansa Mangkutana Mencetak Generasi Yang Berpotensi”
mantap,,,blogx smga mkin di kembangkan lgi bogx,,,,,,
BalasHapuskeren, kalau bisa tampilkam daftar alumni 2014
BalasHapus